Recent

Info KUA

Sadar Wisata, Anak Anak Bulukumba Belajar Bahasa Inggris di Tanjung Bira


Terkini.id,Bulukumba – Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pariwisata menggandeng lembaga kursus Bahasa Inggris Rumah Belajar Bersama (RBB) melakukan program kelas Bahasa Inggris yang dilakukan selama tiga kali sepekan di Baruga Kawasan Tanjung Bira


Kelas ini sudah berlangsung sejak Januari lalu, namun seiring berjalannya waktu, inovasi tersebut mendapatkan respons positif dari masyarakat setempat. Terbukti, hampir ratusan orang yang bergabung dalam kelas tersebut.

Kelas yang dibuka ada dua, khusus untuk anak-anak mengambil tempat di Baruga. Kelas lainnya di bagian panggung, yakni untuk remaja, dewasa bahkan sejumlah ibu-ibu pun tampak serius mengikuti pelajaran bahasa asing.
Sumber Artikel 
Dalam kelas itu, ada tiga pengajar yang hadir. Rian dan Amma bertugas untuk membimbing anak-anak. Sedangkan Zulkarnain Fatwa yang merupakan pendiri RBB bertugas mengajar remaja hingga dewasa.
Tidak seperti di kelas formal, belajar bahasa asing di sini sangat menyenangkan dikarenakan metode yang diajarkan yakni belajar sambil bermain.
Mereka belajar dengan melantai, duduk bersila dan membentuk lingkaran besar dan mengucapkan salam. Masing-masing membawa buku dan pulpen, untuk mencatat pelajaran.
Di beberapa kesempatan, mereka belajar Bahasa Inggris dengan wisatawan asing. Berinteraksi menggunakan bahasa asing lebih banyak dalam bentuk pertanyaan dari anak-anak. Metode itu juga dipercaya dapat membangun kepercayaan diri dan pembelajaran dalam pengucapan.
Pendiri RBB Zulkarnain Fatwa mengatakan English for Turism in Bira (Bahasa Inggris untuk turis di Bira) merupakan kelas yang harus dipertahankan. Pertimbangannya, Bira sebagai salah satu tujuan wisatawan asing di Indonesia harus didukung dengan kemampuan bahasa asing masyarakat setempat.
“Harapan saya sih, bagaimana orang merasa bahwa Bahasa Inggris itu tidaklah sulit, tidak lah mahal. Dan kita ini potensi karena tiap hari ada turis asing,” ujarnya.
Kelas Bahasa Inggris ini terus dipantau oleh Dinas Pariwisata Bulukumba, bahkan Ali Saleng, sebagai pimpinan lebih sering memantau langsung. Dekat dengan masyarakat kawasan wisata, mendengarkan masukan dan tanggapan dengan adanya kelas tersebut. Respons masyarakat rupanya di luar ekspektasinya. Masyarakat sangat menyambut baik inovasi tersebut. Buktinya, bukan hanya anak-anak dan remaja yang turut dalam kelas belajar.
“Ini seperti kejutan, semua lapisan masyarakat di sana menerima dan bahkan meminta ini ditingkatkan lagi. Kami memang sosialisasikan, bagaimana anak-anak yang belajar menularkan kepada keluarganya maupun ke tetangganya”,jelasnya.
Program yang sedianya berlangsung enam bulan, diupayakan Ali Saleng untuk bisa berlanjut. Konsep membangun pariwisata baginya tak cukup hanya dengan dukungan infrastruktur tapi meningkatkan SDM masyarakat setempat. Salah satu upayanya menjadikan masyarakat Bira dapat berinteraksi dengan turis asing.

No comments

Random Posts

randomposts

Like Us

fb/https://www.web.facebook.com/sulsel.kuauluere.kemenag.go.id